"Brainwave adalah gelombang otak yang terdiri dari 4 frekuensi gelombang yaitu alpha, theta, delta dan beta"
Apakah Anda pernah
mendengar tentang Brainwave ? Jika Anda salah satu orang yang suka dengan
hal-hal “aneh”, loh kok aneh ? Ya, menurut orang-orang awam hal ini di utarakan
sebagai hal yang aneh. Namun menurut para ilmuwan, Brainwave sejatinya dapat
mengubah kehidupan yang Anda idam-idamkan.
Loh ko hebat banget
sih cuma gelombang otak aja tapi bisa merubah kehidupan gitu? Ya bisa dong,
karena dengan menggunakan brainwave kita akan menselaraskan kinerja otak kiri
dan otak kanan kita agar seimbang.
Memang kalo tidak
seimbang, gak bisa dirubah kehidupan kita? Tetap bisa, namun hasil yang akan
Anda terima tidaklah bagus semulus jika Anda menselaraskan kinerja otak kiri
dan kanan Anda. Misal, Anda adalah seorang matematikawan yang jenius, biasanya
orang yang suka menghitung lebih dominan menggunakan otak kirinya ketimbang
otak kanan.
Lantas apa pengaruhnya
bagi Saya yang cenderung menggunakan otak kiri ? Pengaruhnya tidak terlihat
jelas, Anda tentunya masih dapat menjalani kehidupan seperti biasa. Lebih baik
lagi jika kita dapat menselaraskan otak kiri dan otak kanan.
Apa Yang Di Maksud Dengan Brainwave & Brainwave Entertaintment ?
Brainwave sebenarnya
adalah gelombang otak yang terdiri dari 4 gelombang yaitu alpha, theta, delta
dan beta. Sebenarnya keempat gelombang tadi hanyalah gambaran umum, masih ada
lagi jenis-jenis gelombang otak manusia.
Berkat kemajuan
teknologi modern saat ini, berkembanglah berbagai macam penelitian terhadap
gelombang otak salah satunya adalah Brainwave Entertaintment.
Brainwave
Entertaintment adalah terapi gelombang otak dengan media music yang mempunyai
irama tertentu yang bertujuan untuk
merubah sifat, perilaku, asmara bahkan kekayaan. Terdengar sangat aneh bukan ?
Jangan kahwatirkan hal itu, karena brainwave sendiri sudah diteliti oleh
ilmuwan yang memang ahli dibidangnya.
Sebelum kita bahas
Brainwave Entertaintment, ada baiknya jika Anda sedikit mengetahui tentang sejarah
perkembangan Brainwave (Gelombang Otak).
Sejarah Brainwave (Gelombang Otak)
Pada abad ke-19 tepatnya
tahun 1889 penelitian mengenai gelombang otak sudah dilakukan. Namun baru
terbukti secara ilmiah pada era ke-20 tepatnya tahun 1929.
Kala itu, psikiater
Jerman yang bernama Hans Berger menemukan sebuah alat yang diberi nama Electro Encephalograph (EEG). Alat ini dapat digunakan untuk
mengukur gelombang listrik yang dihasilkan oleh otak. Disamping mengukur
frekuensi yang ada di otak, alat ini juga dapat memantau frekuensi pada otak.
Dengan menggunakan alat EEG, aktivitas
gelombang otak manusia terbukti memiliki frekuensi gelombang yang berbeda-beda.
Misal, ketika Anda sedang dalam kondisi sadar atau sedang melakukan aktivitas
seperti menulis, berfikir atau makan maka frekuensi gelombang otak sedang dalam
kondisi Beta.
Contoh lainnya, ketika Anda sedang tertidur
pulas tanpa mimpi maka aktivitas otak Anda sedang menunjukan kondisi Delta.
Perlu kita ketahui bahwa ada berbagai macam
gelombang pada otak kita seperti alpha, theta, beta dan delta yang nantinya
bakal Saya bahas pada postingan berikutnya.
Itulah sejarah singkat mengenai gelombang
otak, selanjutnya Anda akan saya “giring” untuk mencoba memahami Brainwave
Entertaintment.
Mungkin Anda merasa sedikit bingung karena sebutan
kedua hal ini hampir sama, yaitu Brainwave dan Brainwave Entertaintment.
Jangan sampai tertukar, perlu Anda ketahui
bahwa Brainwave hanyalah gelombang otak dan Brainwave Entertaintment adalah
terapi gelombang otak.
Sudah paham ? Bagus, sekarang Anda sudah dapat membedakan kedua hal tersebut.
Sejarah Brainwave Entertaintment
Pada jaman kuno dahulu,
orang-orang sudah mengerti dan mengetahui tentang kekuatan sebuah suara yang
berirama seperti suara alam yang dapat memberikan efek ataupun manfaat bagi
kehidupannya. Namun mereka orang-orang kuno belum bisa menyebutnya dengan
Brainwave, mereka hanya tau jika suara tersebut dapat menciptakan kekuatan
tersendiri.
Biasanya orang kuno
menggunakan brainwave untuk kepentingan medis seperti menyembuhkan orang sakit,
ada juga yang menggunakannya sebagai kepentingan spiritual.
Pada era 70an tepatnya
tahun 1973, Gerald Oster memulai peneltian dengan menulis buku berjudul ” Auditory Beats in the Brain “. Oster memiliki pendapat bahwa
gelombang otak merupakan bahan yang sangat bagus untuk dijaikan penilitian di
dalam bidang neurologis.
Oster juga mempercayai bahwa kekuatan
Brainwave dapat memberikan jawaban mengenai bagaimana seekor hewan dapat
berkomunikasi dengan teman mereka yang berada dalam ruang tiga dimensi. Disisi
medis, Oster juga mempercayai bahwa Brainwave adalah suatu terobosan baru
didalam dunia medis pada era ini.
Setelah kita membaca artikel diatas, kita
dapat menyimpulkan bahwa kekuatan brainwave benar apa adanya karena dari jaman
dahulu, brainwave sudah terapkan dalam kehidupan. Disamping itu juga, Brainwave
Entertaintment juga sudah diteliti oleh peniliti yang memang ahli dalam
bidangnya. Semua hal diatas dapat Anda percayai dengan kepercayaan Anda
masing-masing.
Jika Anda suka dengan tulisan ini, silahkan
share ke media social Anda agar orang-orang terdekat Anda bisa memanfaatkan
kekuatan daripada Brainwave Entertaintment ini untuk menuju kehidupan yang
lebih baik lagi.



Komentar
Posting Komentar